Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) diperingati setiap tanggal 5 Juni, sejak di tetapkan pada tahun 1972 oleh Majelis Umum PBB di Stockholm. Tiap tahunnya, terdapat tema spesifik yang diusung untuk peringatan HLH dan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 adalah "Land Restoration, Desertification, and Drought Resilience". Tema ini diangkat untuk menyoroti pentingnya aksi masyarakat global dalam memulihkan lahan terdegradasi dan mitigasi perubahan iklim, juga seruan untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyelesaikan masalah krisis iklim dengan inovasi yang konsisten dan menerapkan prinsip keadilan dan inklusivitas. Dalam rangka memperingati HLH tahun 2024, Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah mengisi dengan berbagai rangkaian kegiatan. Pertama, Launching program kegiatan Green Leadership: Program kegiatan Green Leadership adalah sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan pemimpin muda dalam mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan. Acara selanjutnya, “Sejuta Pohon Untuk Kehidupan”, Program ini merupakan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mengatasi masalah pemanasan global. Kemudian, direncakan akan ada kegiatan “Green Qurban”. Aksi mendorong umat muslim untuk memilih hewan qurban yang dipelihara secara berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memperhatikan kesejahteraan hewan. Ini melibatkan pemilihan hewan qurban yang sehat, pemeliharaan yang baik, dan penyembelihan yang dilakukan sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan, Rangkaian agenda berikutnya ialah “Pelatihan Kader Lingkungan”, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan mengatasi masalah pemanasan global melalui kegiatan penanaman pohon dan merawatnya demi kelestarian lingkungan. Selanjutnya juga ada kegiatan bersifat entertainment, yaitu Lomba Stand Up Comedy Lingkungan dengan tema “Kontribusi Tawa dalam Upaya Penyelamatan Semesta”. Kegiatan ini di buat semenarik mungkin untuk mengajak seluruh komunitas untuk berkontribusi nyata untuk menyelamatkan semesta. Ini adalah sebuah gebrakan baru MLH bahwa humor memiliki kekuatan luar biasa untuk penyelamatan lingkungan. Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, M. Azrul Tanjung, S.E., M.Si. mengajak berbagai pihak, termasuk remaja, organisasi masyarakat, dan pemerintah, untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan dan menggalakkan peran aktif masyarakat dalam upaya perlindungan lingkungan. MLH PP Muhammadiyah cukup berkonsentrasi pada segmentasi dengan didasarkan pada riset masyarakat Indonesia kurang menyadari isu perubahan iklim karena kurangnya minat untuk mengakses informasi terkait isu tersebut. Perlu ada fokus terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim yang dibicarakan oleh masyarakat karena hampir semua manusia merasakan dampak perubahan iklim. Mulai dari cuaca yang semakin panas dan curah hujan yang tidak menentu, pemberitaan mengenai perubahan iklim harus menjadi prioritas. Namun banyak masyarakat yang belum menyadarinya karena dalam memperoleh informasi, banyak pemberitaan yang mengutamakan berita politik, ekonomi, sosial dan lainnya. Oleh karena itu, pemberitaan mengenai perubahan iklim di Indonesia masih kurang. "Remaja memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan, dan kami berharap dengan kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan," ujar Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah. Pada peringatan HLH 2024, MLH juga menyelenggarakan acara Peluncuran ATM Sampah dan Standarisasi Green Building. Selain merangsang masyarakat untuk mendaurulang sampah mereka, ATM sampah juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan akan terjadi perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah menuju ke arah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Bangunan hijau, atau yang dikenal dengan istilah "green building", adalah sebuah konsep yang mengutamakan efisiensi sumber daya, kesehatan manusia, dan dampak lingkungan yang rendah selama siklus hidup bangunan. Konsep ini melibatkan penggunaan teknologi dan desain inovatif untuk mengurangi konsumsi energi, air, dan material bangunan, serta memperbaiki kualitas udara dalam ruangan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, apresiasi dan membuka peluang bagi semua pihak untuk berkolaborasi dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Azrul Tanjung, Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, berharap bahwa rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup 2024 dapat mencerminkan keberhasilan program MLH. Dia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelamatkan bumi dan menghadapi perubahan iklim. Program ini melibatkan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Azrul berharap agar program ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat, serta mencapai misi emisi nol bersih yang digadang-gadang oleh pemerintah pada tahun 2050. Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini MLH tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan berharga ini, oleh karena itu Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah mengundang berbagai pihak, termasuk remaja, organisasi masyarakat, dan pemerintah, untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Rangkaian ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan dan menggalakkan peran aktif masyarakat dalam upaya perlindungan lingkungan. Bersamaan dengan perayaan global Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, menekankan pentingnya restorasi lahan, memerangi penggurunan, dan membangun ketahanan terhadap kekeringan. MLH menghimbau semua pihak untuk ikut serta dalam upaya global dalam memulihkan lahan terdegradasi, memerangi penggurunan, dan membangun ketahanan terhadap kekeringan. Dengan bekerja sama, kita dapat memastikan masa depan yang berkelanjutan bagi bumi dan penghuninya.