Pada Jum'at 16 Februari 2024, Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang pemilihan lembaga modelling program 1000 Cahaya. 1000 Cahaya sendiri merupakan program yang dilahirkan oleh MLH PP Muhammadiyah dengan fokus utama pada isu transisi energi dan misi emisi nol bersih. FGD ini menjadi rangkaian tahapan dari pelaksanaan program 1000 Cahaya. Dimana tujuan dari FGD ini adalah untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai calon-calon lembaga yang akan dijadikan modelling nantinya. Kegiatan ini Turut dihadiri oleh Dr. Anwar Abbas, M.M., M.Ag. selaku Ketua PP Muhammadiyah yang dalam sambutannya mengacungkan apresiasi terhadap jalannya FGD serta Program 1000 Cahaya dibawah Majelis Lingkungan Hidup. Hening Parlan selaku Direktur Program menyampaikan dalam sambutannya bahwa pertemuan FGD ini menjadi penting bagi MLH untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga terkait. "Hadirnya beberapa majelis dan lembaga UPP PP Muhammadiyah hari ini menjadi momentum yang tepat dalam pelaksanaan FGD ini. Karena kedepannya komunikasi MLH kepada majelis dan lembaga yang terkait ini akan menjadi intens dan vital. Utamanya pada pelaksanaan program 1000 Cahaya", ujar Hening. Selain itu, FGD yang diadakan di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta ini juga membahas mengenai indikator-indikator yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program 1000 cahaya kedepan. Beberapa indikator diantaranya seperti indikator "Green Mosque, Green School, Green Ranting, hingga Green Pesantren". Maka dari itu FGD ini mengundang majelis dan lembaga PP Muhammadiyah terkait seperti Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Lembaga Pembinaan Cabang, Ranting, dan Masjid (LPCRM), dan Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah (LP2M). Diskusi yang dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB ini berjalan dengan baik dan hangat. Tukar pikiran antar majelis dan lembaga turut mewarnai jalannya FGD. Semua ide dan gagasan akan terus dihimpun dan dijadikan landasan pergerakan berikutnya oleh MLH PP Muhammadiyah.