Tanam 2000 Mangrove untuk Masa Depan: Upaya Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jaga Kelestarian Pesisir Bali

Denpasar, 13 Oktober 2024 – Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MLH PP Muhammadiyah) mengadakan kegiatan penanaman mangrove di Pemogan, Kota Denpasar pada hari Minggu, 13 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MLH PP Muhammadiyah, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara, UPTD Tahura Ngurah Rai, dan Sungai Watch Bali dalam kegiatan clean area penanaman mangrove.

Sebanyak 200 peserta dari berbagai elemen Muhammadiyah Provinsi Bali berpartisipasi, termasuk Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bali, Nasyiatul Aisyiyah (NA) Bali, Pemuda Muhammadiyah Bali, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bali, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Bali. Hadir pula Amal Usaha Muhammadiyah dari Kota Denpasar, seperti sekolah-sekolah Muhammadiyah yang turut mendukung pelestarian lingkungan ini.

Dalam sambutannya, Djihadul Mubarok, Sekretaris MLH PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove. “Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya merawat ekosistem pesisir. Kebermanfaatannya tidak hanya dirasakan sekarang, tetapi juga oleh generasi mendatang,” ujar Djihadul Mubarok.

Selain Sekretaris MLH PP Muhammadiyah, hadir juga di tempat Wakil Ketua MLH PP Muhammadiyah, Dr. Agus S. Djamil, serta beberapa pengurus harian lainnya untuk ikut serta melakukan kegiatan penanaman ini.

Penanaman mangrove memiliki peran yang sangat krusial bagi ekosistem pesisir dan kehidupan manusia. Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan bencana alam seperti tsunami, tetapi juga menjadi habitat penting bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Selain itu, hutan mangrove berperan dalam menyerap karbon dioksida, sehingga berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim. Keberadaan mangrove juga mendukung perekonomian masyarakat pesisir melalui sektor perikanan dan pariwisata berkelanjutan.

Penanaman 2000 bibit mangrove dalam acara ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Aksi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi keseimbangan ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi lingkungan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian acara Pelatihan Kader Lingkungan MLH PP Muhammadiyah yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 11 hingga 13 Oktober 2024, di Gianyar, Bali. Pelatihan ini meliputi tiga agenda utama: Sekolah Kader Lingkungan, Sekolah Pesisir, dan ditutup dengan aksi penanaman mangrove oleh peserta pelatihan.

Dengan aksi nyata ini, MLH PP Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir untuk masa depan yang lebih baik.

Leave a Comment

Back to top button